Produk

Aman Di Kulit, Ramah Lingkungan Dengan Recyclable Packaging

Kalian pasti sadar dong, plastik merupakan salah satu elemen yang mengancam kesehatan bumi kita? Semakin banyaknya polusi, termasuk polusi sampah membuat bumi semakin memanas atau istilahnya “global warming”. Selain itu plastik sampah yang tidak terolah dengan baik akhirnya mengotori dan merugikan baik lingkungan maupun organisme di dalamnya. Plastik membutuhkan ratusan tahun agar bisa terurai. Selama belum terurai, jadilah tumpukan sampah yang pada akhirnya mengancam keseimbangan ekosistem bumi. Ekosistem terancam, satu persatu hewan menjadi langka dan punah. Sefatal itu efek sampah plastik! 

Tapi, apa hubungan plastik dengan skincare? Tentu ada dong! Penasaran kan? Yuk simak dulu penjelasannya di bawah ini.

Peran Plastik Dalam Dunia Skincare

Dari pembungkus makanan, perabotan, hingga alat makan, sudah tak terhingga lagi barang yang terbuat dari materi plastik. Setiap hari dan setiap detiknya, pasti ada saja pembuangan sampah plastik. Kenapa sih kok materi ini sangat umum serta sering kita gunakan? Salah satu alasannya karena materi ini kuat, awet serta relatif murah ketimbang bahan lainnya. Itu sebabnya di seluruh dunia plastik merajalela. 

Kasus ini juga terjadi di dunia skincare. Coba kalian cek skincare yang kalian miliki sekarang, contoh sederhananya sabun deh. Terbuat dari apakah wadah atau packaging dari sabun kalian? Tanpa harus kita ragukan 8 dari 10 orang akan menjawab: plastik. Heran? Tentu tidak. Memang kenyataannya seperti ini. 

Lalu, mari kita coba renungkan lebih lanjut. Berapa banyak perawatan kulit yang kalian miliki saat ini? Mulai dari sabun, shampoo, pelembab dan lainnya. Mungkin ada skincare dengan botol kaca atau sejenisnya, tetapi jujur, pasti kebanyakan terdiri dari plastik kan? Ini baru sampah plastik dari 1 orang. Tinggal kita tambah deh dengan jutaan bahkan ribuan pecinta skincare lainnya!

Sebenarnya tidak masalah jika pengelolaan sampah plastik sudah tepat dan diterapkan secara disiplin. Namun sayangnya kesadaran masyarakat belum seratus persen, apalagi di Indonesia! Pemisahan sampah belum sepenuhnya terimplementasi menyeluruh di negara kita. Akibatnya daur ulang sampah pun tidak dapat maksimal! 

Permintaan tempat pembuangan sampah meningkat, namun proses daur ulang belum terlaksana dengan baik. Malah seringnya terjadi pembakaran sampah semakin minimnya tempat pembuangan. Padahal kalian tau gak sih, pembakaran materi plastik itu salah satu penyebab “global warming” (melalui emisi gas rumah kaca)!

Resiko Kurangnya Penanganan Sampah Plastik 

Baik lingkungan serta penghuninya akan terkena efek negatif dari sampah plastik yang tak terkontrol. Bila tak kita tangani, semakin kerugian yang menanti. Beneran atau lebay nih? Benar dong ini dia daftar beberapa contoh dampaknya:

  • Polusi dan pencemaran
  • Bencana alam seperti banjir
  • Ekosistem yang terganggu
  • Terancamnya kesehatan manusia dan organisme lain
  • Dan masih banyak lagi!

Sungguh parah ya! Ironisnya, fenomena dari manusia ini berdampak pada pihak tak bersalah. Apakah kalian pernah melihat video tentang anjing laut yang terlilit sampah plastik? Atau penyu dengan sedotan dalam hidungnya? Mungkin tak semuanya terdokumentasi, namun ribuan dari organisme di muka bumi tercekik dan sengsara akibat materi plastik ini. Mereka yang tak bersalah akhirnya menjadi korban. Ekosistem yang tadinya seimbang menjadi rumpang. 

Selain itu, apakah kita sebagai manusia nyaman hidup di tengah-tengah lautan sampah? Tak elok di mata dan tak sehat bagi lingkungan. Padahal kita sebagai makhluk berbudi bisa lebih bertanggung jawab untuk semua aksi kita. Kita dapat membatasi, memilah dan mengolah sampah plastik dengan baik jika memang mau! Maka itu sudah menjadi tugas kita untuk beraksi dari sekarang perihal masalah ini.

Solusi Sampah Plastik Skincare

Plastik itu bersifat kuat atau durable, itulah sebabnya banyak sekali barang, termasuk skincare juga menggunakan materi jenis ini. Kekuatannya pula yang menjadi bumerang bagi kita sebab para ilmuwan pun memprediksi materi sulit terurai! Bahkan harus menunggu ratusan tahun lebih. Tetapi tidak mungkin kan bila kita harus membiarkan sampah plastik merajalela? 

Plastik merupakan ciptaan manusia, bukan berasal dari alam. Sebab itu kita harus bertanggung jawab dan mulai melakukan penanganan sedikit demi sedikit! Ini adalah beberapa tips yang bisa kalian lakukan

  • Memilah kemasan plastik dan mendaur ulang pada tempatnya
  • Menggunakan kembali kemasan skincare
  • Mengubah kemasan skincare menjadi kerajinan lain seperti pot tanaman
  • Membeli produk skincare yang menggunakan kemasan eco-friendly yang aman untuk lingkungan atau yang dapat di daur ulang (bukan plastik yang sekali pakai)

Kira-kira kalian dapat melakukan langkah ini untuk mengatasi plastik sampah, terlebih lagi untuk produk perawatan kulit. Setelah memahami dan menjalani langkah ini, ada satu lagi tugas yang tak kalah pentingnya: Mengangkat dan menyebarkan awareness pada masyarakat sekitar. Pengetahuan itu akan sangat berguna bila kita bagikan ya guys! Perlahan tapi pasti, masalah ini dapat terselesaikan apabila tingkat kesadaran semakin meningkat. Jadi, jangan lupa untuk beri tahu orang terdekatmu ya!

Kemasan Recyclable Serenitree

Serenitree juga ingin ikut andil dalam mengubah dunia menjadi lebih bebas sampah plastik. Maka itu produk perawatan kulit kita menggunakan kemasan plastik yang dapat didaur ulang. Bukan hanya semerta-merta untuk penanganan plastik sampah, namun daur ulang juga membawa banyak keuntungan lain. Contohnya adalah melatih kreativitas untuk mengolah sampah menjadi barang berguna dan mempunyai nilai jual. Auto cuan deh!

Untuk proses daur ulang kemasan Serenitree mudah banget dong! Kalian bisa langsung mengunjungi bank sampah terdekat. Ada satu lagi solusi anti ribet nih! Serenitree, bekerja sama dengan Kertabumi Recycling Center juga menerima kemasan bekas. Nantinya kita akan mengolah sampah plastik tersebut menjadi kerajinan berguna seperti tas dan lain sebagainya. 

Pokoknya kalian tak perlu khawatir deh! Dari isi konten skincare Serenitree hingga kemasannya, semuanya bersifat ramah lingkungan. Serenitree percaya bahwa kulit sehat harus berlandaskan lingkungan sehat juga. Nah, setelah paham apa resiko dan langkah yang bisa kita lakukan, ini adalah saatnya! Meskipun nampak sedikit, niat baik kita mampu membawa perubahan yang lebih baik untuk dunia.

Ingat ya, jangan buang sampah plastikmu! Yuk mulai daur ulang dari sekarang untuk bumi yang lebih sehat!

Related Posts

Tinggalkan Balasan