<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sebum Archives - Serenitree Indonesia</title>
	<atom:link href="https://serenitree.id/id/tag/sebum-id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://serenitree.id/id/tag/sebum-id/</link>
	<description>Natural Skincare Lab &#124; Start Your SKINvestment with Serenitree</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Aug 2024 13:25:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://serenitree.id/wp-content/uploads/2022/09/cropped-logo-serenitree.id_-32x32.png</url>
	<title>sebum Archives - Serenitree Indonesia</title>
	<link>https://serenitree.id/id/tag/sebum-id/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Korelasi Antara Stres dan Kesehatan Kulit, Ketahui Dampaknya!</title>
		<link>https://serenitree.id/id/korelasi-antara-stres-dan-kesehatan-kulit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Serenitree Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Aug 2024 13:24:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tip dan Trik]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan kulit]]></category>
		<category><![CDATA[kortisol]]></category>
		<category><![CDATA[sebum]]></category>
		<category><![CDATA[skincare]]></category>
		<category><![CDATA[stres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://serenitree.id/?p=150012531</guid>

					<description><![CDATA[<p>Stres adalah bagian dari kehidupan sehari-hari yang tidak dapat kita hindari. Stres bisa datang dari pekerjaan, masalah keluarga, keuangan, atau</p>
<p>The post <a href="https://serenitree.id/id/korelasi-antara-stres-dan-kesehatan-kulit/">Korelasi Antara Stres dan Kesehatan Kulit, Ketahui Dampaknya!</a> appeared first on <a href="https://serenitree.id/id">Serenitree Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Stres adalah bagian dari kehidupan sehari-hari yang tidak dapat kita hindari. Stres bisa datang dari pekerjaan, masalah keluarga, keuangan, atau bahkan hal-hal kecil dalam hidup kita. Namun, tahukah Sereni-Trees, stres tidak hanya mempengaruhi pikiran dan perasaan kita loh! Aspek lain seperti kesehatan kulit pun bisa kena dampaknya. Kulit kita adalah cerminan dari kondisi internal tubuh kita, dan stres kronis dapat menyebabkan berbagai masalah kulit seperti jerawat, kulit kering, dan bahkan penuaan dini. Lalu, bagaimana cara tepat untuk kita hadapi?</p>



<h1 class="wp-block-heading">Korelasi Antara Stres dan Kesehatan Kulit</h1>



<p>Stres memicu pelepasan hormon kortisol dalam tubuh, yang pada akhirnya dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit. Produksi minyak (<a href="https://www.alodokter.com/tak-hanya-melembapkan-kulit-inilah-fungsi-sebum-bagi-kesehatan-kulit">sebum</a>) berlebih ini bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Selain itu, stres juga dapat memperlambat proses penyembuhan kulit, membuat kulit lebih rentan terhadap peradangan, iritasi, dan masalah kulit lainnya seperti eksim dan psoriasis.</p>



<p>Saat kita stres, kulit juga cenderung kehilangan kelembaban alaminya, menyebabkan kulit kering dan kusam. Tidak hanya itu, stres juga dapat memicu respons peradangan dalam tubuh, sehingga menyebabkan munculnya tanda-tanda penuaan seperti kerutan dan garis-garis halus. Wah, ternyata kompleks juga ya hubungan antar keduanya!</p>



<h1 class="wp-block-heading">Ikuti Cara-Cara Ini Untuk Mengatasinya..</h1>



<p>Stres bukanlah kondisi penyakit mental seperti depresi atau <em>anxiety</em>, sehingga ada beberapa langkah yang bisa kita ikuti untuk menguranginya. Contohnya seperti:</p>



<h1 class="wp-block-heading">Perbanyak Olahraga dan Aktivitas Fisik</h1>



<p>Jika kepala sedang penat dan <em>mood</em> sedang tidak baik, usahakan untuk bergerak secara teratur! Olahraga teratur terbukti dapat memperbaiki gejala kondisi kesehatan mental umum bahkan seperti kecemasan dan depresi.</p>



<p>Sereni-Trees tidak perlu memaksakan diri untuk menjadi individu aktif. Cukup memulai dari aktivitas ringan seperti berjalan kaki atau bersepeda. Pilih aktivitas yang kalian nikmati agar dapat meningkatkan peluang untuk tetap melakukannya secara <em>long term</em>.</p>



<h1 class="wp-block-heading">Hindari Terlalu Banyak Melihat Smartphone (<em>Screentime</em>)</h1>



<p>Tidak bisa kita pungkiri handphone, laptop, ataupun komputer sudah menjadi hal lazim di era ini. Bahkan diperlukan setiap harinya baik untuk belajar atau pekerjaan. Tetapi, penggunaannya yang berlebihan bisa meningkatkan tingkat stres loh!</p>



<p>Terlalu banyak waktu di depan layar juga terkait dengan kesejahteraan psikologis yang lebih rendah dan peningkatan tingkat stres pada orang dewasa dan anak-anak.</p>



<p>Selain itu, waktu layar yang berlebihan dapat mempengaruhi tidur, yang pada akhirnya dapat meningkatkan tingkat stres.</p>



<h1 class="wp-block-heading">Menerapkan <em>Self Care</em></h1>



<p>Meluangkan waktu untuk merawat diri bisa membantu mengurangi tingkat stres. Beberapa contoh perawatan diri yang praktis meliputi: mandi, menyalakan lilin, menggunakan diffuser dengan aroma menenangkan, atau yoga.</p>



<p>Orang yang rutin melakukan perawatan diri cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah dan kualitas hidup yang lebih baik, sementara kekurangan perawatan diri sering kali dikaitkan dengan risiko stres dan kelelahan yang lebih tinggi.</p>



<p>Tidak harus rumit! Contoh mudahnya bisa mulai dari menggunakan <a href="https://serenitree.id/product/hydrating-and-calming-body-wash/">body wash calming Serenitree</a>. Dipadu dengan lotion calming, ritual dan aroma dari lavender essential oil pastinya dapat memberikan efek menenangkan. Sebagai tambahan, kulit pun tetap bersih dan sehat! <em>Win win solution</em>!</p>



<h1 class="wp-block-heading">Menulis Jurnal Harian</h1>



<p>Percaya atau tidak, menulis jurnal secara rutin dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan! Ini bisa memberikan “outlet” positif untuk menuangkan semua pikiran dan emosi kita, buruk atau baik.</p>



<p>Menulis jurnal secara rutin berhubungan erat dengan kualitas hidup yang lebih baik dan perilaku perawatan diri yang lebih proaktif. Apakah kalian tertarik untuk mencobanya?</p>



<h1 class="wp-block-heading">Hindari Terlalu Banyak Gula dan Kafein</h1>



<p><em>You are what you eat</em>. Apa yang kita konsumsi tentu menentukan kesehatan tubuh secara fisik maupun mental. Mengonsumsi terlalu banyak kafein dapat memperburuk kecemasan dan juga mengganggu tidur. Akibatnya, ini bisa meningkatkan gejala stres dan kecemasan.</p>



<p>Toleransi terhadap kafein berbeda untuk setiap orang. Jika kafein membuat kita gugup atau cemas, pertimbangkan untuk menguranginya dengan mengganti kopi atau minuman berenergi dengan kopi tanpa kafein, teh herbal, atau air.</p>



<p>Terkait gula, ketika kita terlalu banyak mengkonsumsinya, tubuh akan memproduksi insulin untuk menurunkan kadar gula darah. Setelah gula darah turun dengan cepat, tubuh merespons dengan memproduksi hormon stres, seperti kortisol, untuk membantu menstabilkan gula darah. Fluktuasi ini dapat memicu rasa cemas dan stres.</p>



<h1 class="wp-block-heading">Melatih Pernapasan Dalam</h1>



<p>Latihan pernapasan dalam tidak hanya memperlambat napas, tetapi juga menurunkan detak jantung, mengurangi tekanan darah, dan menenangkan pikiran. Ketika kita bernapas dalam-dalam, aliran oksigen ke otak meningkat. Ini bisa dapat meningkatkan fokus dan kejelasan mental. Selain itu, pernapasan dalam dapat mengalihkan perhatian dari pikiran yang memicu stres, sehingga membantu menciptakan rasa tenang dan damai.</p>



<p>Untuk latihan pernapasan dalam, kita bisa melakukannya secara rutin 1-3 kali sehari. Setiap sesi bisa berlangsung selama 5-10 menit. Tetapi, kembali lagi tergantung dengan kebutuhan ya! Asalkan kita menjaga rutinitas, pastinya efek positifnya akan terasa!</p>



<h1 class="wp-block-heading">Melatih <em>Mindfulness</em></h1>



<p><em>Mindfulness</em> adalah praktik kesadaran penuh di mana kita berfokus pada saat ini tanpa menilai atau menghakimi. Latihan ini akan meningkatkan kesadaran diri, mengurangi pikiran yang berlarut-larut, dan membantu menerima pengalaman apa adanya.</p>



<p>Ini juga melatih otak untuk lebih tanggap dan lebih tenang dalam menghadapi situasi yang menekan, sehingga memungkinkan kita untuk merespons dengan lebih bijaksana daripada bereaksi secara impulsif.</p>



<p>Contoh kegiatannya seperti yoga, meditasi, atau taichi. Banyak lagi aktivitas yang dapat mendukung kita melatih <em>mindfulness</em>!</p>



<h1 class="wp-block-heading">Dukungan Suplemen (Opsional)</h1>



<p>Tidak menutup kemungkinan juga kondisi stres yang kita derita adalah sebab kurangnya asupan nutrisi! Maka itu, opsi lainnya bisa dengan mengkonsumsi suplemen (atas konsultasi dokter dan kondisi tubuh).&nbsp;</p>



<p>Contohnya seperti: Vitamin B, seperti B6, B9 (asam folat), dan B12, berperan dalam fungsi otak dan produksi neurotransmitter yang mempengaruhi suasana hati. Kekurangan vitamin B bisa menyebabkan kelelahan, kecemasan, dan depresi.</p>



<p>Sedangkan, Zinc berperan dalam regulasi mood dan fungsi otak. Kekurangan zinc dapat berhubungan dengan masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi. Untuk informasi lengkapnya, konsultasi langsung pada profesionalnya ya, Sereni-Trees!</p>



<p>Jadi, itu dia 8 cara yang bisa kita lakukan untuk mengontrol tingkat stres kita. Ingat, stres tak hanya mempengaruhi kesehatan secara mental, tetapi fisik juga. Kondisi ini adalah sumber segala penyakit! Oleh karena itu, yuk atasi dengan baik!</p>
<p>The post <a href="https://serenitree.id/id/korelasi-antara-stres-dan-kesehatan-kulit/">Korelasi Antara Stres dan Kesehatan Kulit, Ketahui Dampaknya!</a> appeared first on <a href="https://serenitree.id/id">Serenitree Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Kulit Kering &#038; Dehidrasi!</title>
		<link>https://serenitree.id/id/perbedaan-kulit-kering-dan-dehidrasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Serenitree Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Feb 2024 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wawasan]]></category>
		<category><![CDATA[dehidrasi]]></category>
		<category><![CDATA[kulit kering]]></category>
		<category><![CDATA[minyak alami]]></category>
		<category><![CDATA[sebum]]></category>
		<category><![CDATA[skincare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://serenitree.id/?p=150012288</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Wah hawanya lagi panas banget, rentan sekali kulit dehidrasi!” Seringkali kulit kering kita samakan dengan kulit dehidrasi. Namun, ternyata kondisi</p>
<p>The post <a href="https://serenitree.id/id/perbedaan-kulit-kering-dan-dehidrasi/">Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Kulit Kering &amp; Dehidrasi!</a> appeared first on <a href="https://serenitree.id/id">Serenitree Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>“Wah hawanya lagi panas banget, rentan sekali kulit dehidrasi!” Seringkali kulit kering kita samakan dengan kulit dehidrasi. Namun, ternyata kondisi dehidrasi dan kulit kering itu berbeda loh! Bahkan dari penyebab dan cara mengatasinya pun seringkali berbeda. Tidak jarang salah mengambil langkah bisa membuat masalah kulit berlarut tidak sembuh.</p>



<p>Oleh karena itu, hari ini Serenitree akan <em>spill</em> informasi sejelasnya terkait kedua masalah kulit tersebut. <em>Stay tuned</em>!</p>



<h1 class="wp-block-heading">Penyebab &amp; Gejala Kulit Kering</h1>



<p><strong>Kekeringan pada kulit atau kondisi kulit kering terjadi karena kurangnya minyak alami atau sebum</strong>. Tingkat sebum yang terlalu rendah menyebabkan kulit kekurangan pelumas dan kering. Secara otomatis, gejala yang mengikuti termasuk: gatal, kasar, kusam, dan bersisik. Sangat tidak nyaman tentunya!</p>



<p>Faktor penyebab dari kulit kering pun beragam. Tetapi, pada umumnya hal-hal inilah yang menjadi biang keroknya:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Genetik</strong></li>
</ul>



<p>Jenis kulit setiap orang merupakan turunan dari genetik. Ada yang berkulit normal, kering, maupun berminyak. Pada kasus ini, kelenjar minyak pada jenis kulit kering berjumlah sedikit sehingga tidak dapat memproduksi cukup sebum.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Alergi/paparan kimia keras</strong></li>
</ul>



<p>Salah menggunakan skincare atau alergi terhadap kandungan skincare juga bisa jadi biang keroknya! Terlebih lagi jika skincare yang kita gunakan mengandung bahan kimia keras seperti Phthalates atau Merkuri.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Paparan sinar matahari</strong></li>
</ul>



<p>Sinar UV dalam waktu dan perlindungan tepat memang bagus untuk tubuh. Namun, jika tidak, dapat merusak kolagen dan elastin dalam kulit. Hasilnya? Kelembaban dan elastisitas kulit menurun deh.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Mandi dengan air panas/terlalu lama</strong></li>
</ul>



<p>Bila kita sering mandi terlalu lama, terlebih lagi dengan air panas, jelas kulit akan cepat kering. Ini sebab minyak alami pada kulit dapat hilang, berujung ke kulit kering dan gatal.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Keadaan medis dan lingkungan</strong></li>
</ul>



<p>Selain itu, kondisi medis tubuh juga berpengaruh! Penyakit kronis seperti eksim atau psoriasis seringkali menyebabkan kondisi kulit kering. Begitu pula dengan faktor iklim dan suhu. Lingkungan dengan suhu dan polusi tinggi dapat membuat kelembaban kulit ikut menurun.</p>



<p>Jadi, kira-kira apakah kulit-mu mempunyai gejala-gejala ini? Yuk kita lihat gejala dari kondisi dehidrasi agar kita dapat lebih jelas membandingkan!</p>



<h1 class="wp-block-heading">Penyebab &amp; Gejala Dehidrasi</h1>



<p>Berbeda dengan kulit kering, kondisi dehidrasi adalah ketika tubuh kita kekurangan asupan cairan. Ketika tubuh kita mengalami dehidrasi, secara tidak langsung organ tubuh dapat kurang bekerja dengan baik. Adapun gejalanya termasuk: lemas, bibir dan kulit kering, warna urin kuning pekat, bau mulut, serta pusing.</p>



<p>Kesimpulan <strong>dehidrasi BUKANLAH suatu jenis masalah kulit, melainkan efek yang terjadi ketika tubuh kekurangan cairan</strong>.</p>



<p>Umumnya, penyebab dari kondisi ini bisa karena <strong>terlalu banyak cairan tubuh keluar</strong>. Ketika tubuh mengeluarkan terlalu banyak cairan dan tidak diimbangi dengan masuknya cairan, maka kondisi dehidrasi dapat terjadi. Contohnya: diare, muntah, sering buang air kecil, demam (melalui keringat), dan lain sebagainya.</p>



<p>Bila tidak kita atasi segera, jangankan hanya muncul kulit kering, bisa jadi terjadi kerusakan fatal terhadap seluruh organ tubuh!</p>



<h1 class="wp-block-heading">Bagaimana Cara Melindungi Kulit Dari Kondisi Kering &amp; Dehidrasi?</h1>



<p>Nah, sekarang sudah cukup jelas dong perbedaan antara kedua kondisi ini! Pastinya solusi yang kita butuhkan pun berbeda. Kita mulai dari kulit kering! Cara mengatasi cukup dengan menghindari bahan kimia keras dan memilih skincare yang cocok untuk jenis kulit kita. Tidak lupa juga untuk selalu gunakan pelembab, terutama setelah kulit sudah bersih dan masih lembab (bekerja optimal). Satu hal lagi, pastikan untuk mandi sekitar 10-15 menit saja dengan air dingin/hangat. Mudah sekali bukan?</p>



<p>Lalu kita lanjut ke permasalahan dehidrasi. Untuk ini, kita harus lebih fokus memberikan tubuh asupan cairan sebanyak 8 gelas per hari (minimal). Tetapi ingat, asupan cairan harus berupa air putih ya, jangan kita ganti dengan soda, alkohol, teh, maupun kopi. Kedua dan tidak kalah penting, kita harus mengatasi apa penyebab dehidrasi tersebut. Apakah karena diare atau muntah berlebih? Terakhir, tentu menggunakan pelembab itu wajib ya pada jenis kulit dan kondisi kulit apapun!</p>



<p>Ini hanyalah sebagian dari solusi yang bisa kalian coba. Bila kondisi dan gejala memburuk, sebaiknya kita sarankan untuk konsultasi pada profesionalnya segera ya. Jangan ditunda hingga semakin parah!</p>



<h1 class="wp-block-heading">Kandungan Pelembab Alami Untuk Semua Jenis Kulit</h1>



<p>Meskipun dehidrasi dan kulit kering merupakan kondisi yang berbeda, menjaga kelembaban tetap menjadi prioritas nomor satu! Sama halnya dengan orang berjenis kulit berminyak, mereka juga tetap butuh pelembab. Kulit lembab adalah salah satu indikasi bahwa kulit kita sehat.</p>



<p>Jika Sereni-Trees bingung untuk pilih pelembab yang cocok, kalian bisa mulai dari pelembab berbahan natural. Selain lebih aman, kandungan natural cenderung minim menyebabkan efek samping ataupun alergi terhadap penggunanya. Contoh kandungan natural yang ampuh untuk menghidrasi dan menjaga kelembaban kulit termasuk:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Kunyit</strong></li>
</ul>



<p><a href="https://www.alodokter.com/7-manfaat-kunyit-untuk-kulit-yang-jarang-diketahui#:~:text=Manfaat%20kunyit%20untuk%20kulit%20yang%20satu%20ini%20didapatkan%20dari%20senyawa,peradangan%2C%20sehingga%20mampu%20mengempiskan%20jerawat.">Kunyit</a> mengandung kurkumin, senyawa anti-inflamasi alami yang dapat membantu mengurangi peradangan pada kulit. Sebagai tambahan, sifat antibakteri kunyit bisa membersihkan kulit dari kuman dan bakteri.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Daun Kelor</strong></li>
</ul>



<p>Daun kelor kaya akan nutrisi, termasuk vitamin A, C, dan E, yang tentunya akan memberikan nutrisi pada kulit. Kandungan antioksidan pada daun kelor juga dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Serai Wangi</strong></li>
</ul>



<p>Serai wangi memberikan aroma yang menyegarkan pada sabun, kita jadi bisa lebih rileks dan tenang saat mandi. Kandungan ini juga dilengkapi dengan sifat antiseptik loh!</p>



<p>Ke-3 kandungan natural ini agaknya jarang kita temukan pada skincare. Pastinya sulit dong untuk kita cari? Eits, tenang saja! Bagi Sereni-Trees yang penasaran dan ingin merasakan efek melembabkan dari bahan alami ini bisa coba <a href="https://serenitree.id/shop/">natural bar soap Serenitree</a>. Produk sabun batang ini bebas dari bahan kimia keras, <em>eco-friendly</em>, halal, dan sudah BPOM ya. Cocok sekali bagi penderita eksim, kulit kering, dan sensitif. Tidak lupa, bisa lebih irit daripada sabun cair!</p>



<p>Bodycare ini baru saja <em>launching</em>, jadi masih ada potongan sebesar 15% hingga 10 Februari. <em>So, what are you waiting for</em>? Langsung aja <em>check out</em> yuk!</p>
<p>The post <a href="https://serenitree.id/id/perbedaan-kulit-kering-dan-dehidrasi/">Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Kulit Kering &amp; Dehidrasi!</a> appeared first on <a href="https://serenitree.id/id">Serenitree Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atasi Kulit Berminyak Dengan 5 Tips Ala Serenitree!</title>
		<link>https://serenitree.id/id/5-tips-untuk-kulit-berminyak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Serenitree Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Apr 2023 03:45:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tip dan Trik]]></category>
		<category><![CDATA[kulit berminyak]]></category>
		<category><![CDATA[sebum]]></category>
		<category><![CDATA[skincare aman]]></category>
		<category><![CDATA[skincare natural]]></category>
		<category><![CDATA[tips kulit]]></category>
		<category><![CDATA[tips skincare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://serenitree.id/?p=150011778</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selain kulit kering, kulit berminyak juga merupakan masalah umum yang kita alami setiap harinya. Hal ini bisa terjadi sebab kulit</p>
<p>The post <a href="https://serenitree.id/id/5-tips-untuk-kulit-berminyak/">Atasi Kulit Berminyak Dengan 5 Tips Ala Serenitree!</a> appeared first on <a href="https://serenitree.id/id">Serenitree Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Selain kulit kering, kulit berminyak juga merupakan masalah umum yang kita alami setiap harinya. Hal ini bisa terjadi sebab kulit kita memproduksi minyak berlebih dari yang seharusnya! Alhasil bukannya <em>glowing</em> malah tampak kilau berminyak dan muncul jerawat akibat pori-pori tersumbat. Eits tapi tenang aja, kita bisa mengatasinya dengan bantuan skincare dan rutinitas yang tepat!</p>



<p>Pada artikel ini, Serenitree akan membahas bagaimana kita belajar tentang apa penyebab dan cara tepat mengatasi kulit kering. <em>So, make sure to stay tuned</em>, Serenitree Squad!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa Penyebab Kulit Berminyak?</strong></h2>



<p>Kulit berminyak berawal dari produksi minyak atau sebum yang berlebihan di kulit. <a href="https://www.halodoc.com/artikel/mengenali-peranan-sebum-bagi-kesehatan-kulit#:~:text=Sebum%20sendiri%20adalah%20zat%20berminyak,menjadi%20pemicu%20masalah%20pada%20kulit.">Sebum</a> sendiri merupakan minyak alami yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous pada kulit kita. Sebetulnya fungsi utama sebum adalah untuk menjaga kelembaban serta melindungi kulit kita dari bakteri.</p>



<p>Namun, segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik! Produksi minyak yang berlebihan dapat berujung pada beberapa masalah yaitu: muncul jerawat, komedo dan kulit menjadi berminyak. Penyebabnya juga tidak hanya dari satu faktor loh. Ini dia beberapa faktor kemungkinan kulit bisa menjadi berminyak:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Faktor Genetik: Tipe dan jenis kulit kita sedikit banyak berkaitan dengan faktor genetik. Maka itu berbeda-beda, ada yang kering, berminyak maupun kombinasi. Kalau penyebabnya ini agak sedikit sulit kita cegah, tapi tetap bisa kita atasi ya!</li>
</ul>



<ul class="wp-block-list">
<li>Kondisi hormon: Selain genetik, produksi minyak pun berkaitan dengan perubahan hormonal kita. Contohnya seperti masa pubertas, menstruasi maupun menopause.&nbsp;</li>
</ul>



<ul class="wp-block-list">
<li>Bahan skincare terlalu keras: Skincare dengan bahan kimia sintetis dapat memicu beberapa reaksi, diantaranya termasuk produksi sebum berlebih dan jerawat.&nbsp;</li>
</ul>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pola makan kurang tepat: Konsumsi makanan yang berlemak atau manis terlalu banyak akan memicu level hormon dan insulin pada tubuh. Alhasil, kulit semakin berminyak dan berjerawat deh!</li>
</ul>



<ul class="wp-block-list">
<li>Stres: Nah kalau yang ini merupakan akar dari segala penyakit! Stres dapat mempengaruhi keseimbangan hormon kortisol pada tubuh kita. Tentu saja ini bisa menjadi faktor segala masalah kulit.</li>
</ul>



<ul class="wp-block-list">
<li>Lingkungan: Tinggal di area dengan udara ekstrem (terlalu panas/dingin), apalagi kurangnya perlindungan kulit, bisa menjadi salah satu faktor juga.</li>
</ul>



<p>Jadi sudah terlihat kan Serenitree Squad, tidak hanya satu saja sumber masalah dari kulit berminyak. Selama kalian mengetahui diagnosa penyebabnya, pasti selalu ada solusi. Selain mengobati, Serenitree menganjurkan beberapa tips untuk pencegahan masalah ini! Yuk simak bersama!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tips Kulit Berminyak Ala Serenitree</strong></h2>



<p>Kunci dari kulit sehat adalah kesehatan tubuh keseluruhan. Oleh sebab itu tips dari Serenitree pun tidak akan jauh-jauh dari kebiasaan baik, pola hidup dan rutinitas perawatan. Berikut adalah cara bagaimana kalian bisa menghindari kulit berminyak:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Selalu cuci muka setiap pagi, siang, dan malam</li>
</ul>



<p>Jika rutin mencuci muka dengan air hangat dan <em>facial cleanser </em>yang lembut, segala minyak, kotoran dan bakteri menumpuk akan hilang! Ingat untuk menggunakan air hangat, jangan dengan air bersuhu terlalu panas. Selain dapat memicu produksi minyak yang lebih banyak lagi, kulit juga bisa terbakar loh! Pastikan pula untuk mencuci wajah setiap kali berkeringat atau setelah berolahraga.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Memilih skincare dengan label &#8220;oil free&#8221; dan &#8220;noncomedogenic&#8221;</li>
</ul>



<p>Tentu saja skincare yang tepat dapat membantu kita memerangi kulit berminyak. Pastikan untuk memilih skincare dengan label “oil free” (tidak mengandung minyak) dan “noncomedogenic” (mencegah timbulnya komedo) ya!</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Gunakan pembersih wajah yang lembut/tanpa SLS dan Paraben</li>
</ul>



<p>Orang dengan kulit berminyak wajib mencuci wajah setiap hari (3 kali sehari). Namun jangan lupa untuk pilih pembersih wajah yang <em>gentle</em> dan tanpa SLS maupun paraben.&nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Rutin menggunakan pelembab</li>
</ul>



<p>Meskipun jenis kulit berminyak, pelembab merupakan skincare wajib ya! Asalkan kalian gunakan pelembab yang bersifat cepat meresap dan tidak berat.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Jangan sering menyentuh kulit</li>
</ul>



<p>Menyentuh wajah secara berlebihan, terlebih lagi dengan tangan kotor akan mengundang berbagai bakteri ke kulit kita. Kalaupun mau memegang wajah atau melakukan perawatan kulit, cuci tangan terlebih dahulu ya!</p>



<p>Bagaimana, mudah kan pencegahannya? Asalkan kita lakukan rutin, dijamin deh kulit akan bebas dari minyak. Ingat Serenitree Squad, usaha kalian pasti akan membuahkan hasil kedepannya!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apakah Kulit Berminyak Boleh Menggunakan Pelembab?</strong></h2>



<p>Banyak yang berpikir jika kulit kita berminyak, pelembab pun sudah tak dibutuhkan. Untuk apa? Bukannya kulit kita pastinya tidak akan kering?</p>



<p>Ternyata pemikiran ini salah ya! Minyak atau sebum hasil produksi kulit bersifat sebagai pelindung kulit kita, bukan untuk menghidrasi. Jadi meskipun terasa berminyak, bukan berarti terhidrasi dengan baik. Hidrasi kulit merupakan suatu proses dimana air diserap oleh lapisan kulit. Tujuannya adalah untuk menjaga kulit agar tetap elastis, kenyal, dan tahan terhadap kerusakan. Kesimpulannya= Kulit berminyak tetap bisa mengalami dehidrasi! Tanpa pelembab, kulit akan rentan terhadap penuaan dini, iritasi, hingga resiko berjerawat.</p>



<p>Sudah bisa terlihat ya seberapa pentingnya peran pelembab pada semua jenis kulit? Hal selanjutnya adalah ketepatan kita memilih pelembab yang cocok. Berbeda tipe pelembab bisa jadi solusi bagi masalah dan jenis kulit berbeda. Nah, untuk kulit berminyak Serenitree menyarankan tipe pelembab bertekstur ringan dan mudah menyerap. Jenis tersebut tidak akan meninggalkan efek “berat” atau lengket setelah pemakaian.&nbsp;</p>



<p>Kandungan pada pelembab juga tidak sembarangan! Bahan yang kita rekomendasikan antara lain: Asam hialuronat, gliserin, ceramide, dan essential oil seperti <em>tea tree oil</em>. Pastikan pula produk tidak mengandung minyak atau komedogenik seperti Wheat Germ Oil dan Acetylated Lanolin. Dengan pelembab yang tepat, kulit kita pun akan senantiasa terhidrasi dengan baik tanpa resiko menyumbat pori-pori maupun memicu produksi minyak deh! Satu poin plus dari itu, kita bisa mengatasi kulit berminyak tanpa takut dehidrasi.&nbsp;</p>



<p>Serenitree Squad apakah ada yang mengalami kulit berminyak juga? Apakah kira-kira akan mencoba tips ala Serenitree ini? Kuncinya adalah rutinitas dan kedisiplinan kita agar masalah kulit minggat. Bersamaan dengan menjalankan tips-tips ini, Serenitree juga sangat menganjurkan kalian untuk konsultasi ke dokter kulit agar permasalahan lebih cepat selesai secara aman. Yuk, menuju kulit lembab dan <em>glowing</em> bersama dengan <a href="https://serenitree.id/id/">Serenitree</a>!</p>
<p>The post <a href="https://serenitree.id/id/5-tips-untuk-kulit-berminyak/">Atasi Kulit Berminyak Dengan 5 Tips Ala Serenitree!</a> appeared first on <a href="https://serenitree.id/id">Serenitree Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
