<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kurap Archives - Serenitree Indonesia</title>
	<atom:link href="https://serenitree.id/id/tag/kurap/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://serenitree.id/id/tag/kurap/</link>
	<description>Natural Skincare Lab &#124; Start Your SKINvestment with Serenitree</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Feb 2024 10:54:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://serenitree.id/wp-content/uploads/2022/09/cropped-logo-serenitree.id_-32x32.png</url>
	<title>kurap Archives - Serenitree Indonesia</title>
	<link>https://serenitree.id/id/tag/kurap/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>5 Penyakit Kulit Yang Rentan Muncul Di Musim Hujan!</title>
		<link>https://serenitree.id/id/5-penyakit-kulit-di-musim-hujan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Serenitree Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2024 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wawasan]]></category>
		<category><![CDATA[biang keringat]]></category>
		<category><![CDATA[jerawat]]></category>
		<category><![CDATA[kurap]]></category>
		<category><![CDATA[musim hujan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit kulit]]></category>
		<category><![CDATA[skincare]]></category>
		<category><![CDATA[tips skincare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://serenitree.id/?p=150012333</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siapa nih yang daerahnya lagi sering-sering hujan! Musim hujan seperti ini bisa membuat kulit kita rentan terhadap segala jenis penyakit</p>
<p>The post <a href="https://serenitree.id/id/5-penyakit-kulit-di-musim-hujan/">5 Penyakit Kulit Yang Rentan Muncul Di Musim Hujan!</a> appeared first on <a href="https://serenitree.id/id">Serenitree Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Siapa nih yang daerahnya lagi sering-sering hujan! Musim hujan seperti ini bisa membuat kulit kita rentan terhadap segala jenis penyakit loh. Bagaimana tidak, udara yang lembab dan keadaan basah bisa menjadi surga bagi virus dan jamur! Ditambah lagi dengan minimnya sinar matahari. Oleh karena itu kita harus siap siaga dengan waspada dan menjaga kulit agar tetap sehat selama musim hujan. Yuk kenali 5 penyakit paling umum yang bisa kita cegah!</p>



<h1 class="wp-block-heading">Kenali Penyakit Umum Kulit Saat Musim Hujan</h1>



<p>Mari kita mulai dengan membahas beberapa tipe penyakit kulit yang umum terjadi. Dengan mengetahui jenis dan penyebabnya, barulah kita dapat menentukan solusi yang tepat!</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Kutu Air (Tinea Pledis)</strong></li>
</ul>



<p>Gejala dari kutu air bisa berupa ruam merah yang terasa lembab di antara jari-jari kaki. Seringkali juga penyakit kulit ini disertai dengan rasa gatal.&nbsp;</p>



<p>Lucunya, meski namanya “kutu” air, penyebab utama dari penyakit ini adalah berbagai jamur <em>dermatophytes</em> yang sering muncul saat musim hujan (udara lembab). Jamur ini bisa muncul karena berbagai hal seperti: terlalu lama menggunakan alas kaki tertutup, kaki berkeringat, kurangnya kebersihan, serta mengunjungi tempat umum tanpa alas kaki.</p>



<p>Perlu kita ingat bahwa kutu air dapat menular, jadi sebaiknya tidak saling bertukar alas kaki atau alat mandi ya!</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Jerawat</strong></li>
</ul>



<p>Meskipun jerawat dapat muncul kapan saja sepanjang tahun, musim hujan sering kali memperburuk kondisi ini. Faktor kombinasinya antara kelembaban udara dan peningkatan produksi minyak oleh kulit.&nbsp;</p>



<p>Mengapa produksi minyak pada kulit meningkat? Ini bisa terjadi karena suhu dingin sehingga secara alami kulit kita memproduksi lebih banyak minyak guna melembabkan kulit. Selain itu, mandi air panas pun bisa membuat kulit kita rentan rusak dan memperparah kondisi jerawat.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://www.alodokter.com/kurap"><strong>Kurap</strong></a></li>
</ul>



<p>Kurap juga salah satu biang kerok pada musim hujan yang terjadi akibat infeksi jamur. Gejalanya bisa berupa ruam merah melingkar pada area seperti kaki, tangan, wajah, hingga selangkangan. Tidak hanya kulit, kuku pun bisa terkena kurap!&nbsp;</p>



<p>Penyebabnya karena suhu udara meningkat serta keringat berlebih. Kurap juga dapat berkembang biak dan menular, jadi pastikan untuk mengatasi segera ya.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Biang Keringat</strong></li>
</ul>



<p>Mirip seperti jerawat, biang keringat memiliki gejala ruam merah dan kecil. Tetapi seringkali penyakit ini menyebabkan rasa gatal dan tidak nyaman! Umumnya, kita mendengar biang keringat sangat sering terjadi pada bayi atau anak-anak. Tetapi, musim hujan menyebabkan keringat tidak bisa menguap dengan cepat sehingga orang dewasa sekalipun rentan terkena penyakit kulit ini.</p>



<p>Jenis biang keringat pun beragam, dari Miliaria Kristalina hingga Miliaria Rubra. Oleh karena itu sebaiknya konsultasikan gejala biang keringat dengan profesionalnya agar mendapat solusi terbaik.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Alergi Kulit</strong></li>
</ul>



<p>Saat musim hujan, kulit kita akan kurang terpapar dengan matahari. Ini bisa menjadi hal baik sekaligus hal buruk. Sinar UV baik untuk memberikan vitamin D pada tubuh sehingga dapat melindungi diri dari berbagai penyakit. Inilah salah satu alasan mengapa alergi kulit seperti dermatitis kontak dapat semakin buruk saat hujan.</p>



<p>Sebagai tambahan, ada juga beberapa orang yang memiliki alergi terhadap alergen tertentu pada air hujan atau disebut dengan <em>Urticaria</em>. Gejalanya hampir mirip, yakni ruam dan gatal setelah terkena atau menyentuh air hujan (bisa juga dari sumber air, salju, dan sebagainya).</p>



<p>Ternyata meski terasa sejuk, musim hujan bisa membawa berbagai macam penyakit kulit bila kita kurang berhati-hati! Setelah mengetahui jenis penyakitnya jangan lupa untuk menghindari potensi penyebabnya ya, Sereni-Trees.</p>



<h1 class="wp-block-heading">5 Solusi Rekomendasi Serenitree</h1>



<p>Tenang saja, pasti selalu ada solusi untuk setiap masalah kulit, terutama jika kita menangani sedini mungkin. Paling utama adalah <strong>kebiasaan untuk menjaga kebersihan</strong> <strong>diri</strong>. Bila area lingkungan kita selalu bersih dan kering, maka jamur serta virus pun tidak akan merajalela. Begitu pula dengan kebersihan tubuh, terutama jika kita terkena air hujan segeralah keringkan serta rutin mandi agar tidak terjadi kurap atau biang keringat.&nbsp;</p>



<p>Selanjutnya kita harus memperhatikan alas kaki. Sereni-Trees yang sehari-hari menggunakan alas kaki tertutup terlalu lama dapat menyebabkan keringat berlebih pada kaki. Kondisi seperti inilah yang ideal bagi pertumbuhan kutu air dan infeksi lainnya! Sebab itu, jika memang harus menggunakan alas kaki tertutup, <strong>pilih alas kaki yang memiliki </strong><strong><em>airflow</em></strong><strong> baik</strong>. Begitu juga dengan kaus kaki! Kita sarankan untuk <strong>pilih kaos kaki berbahan katun</strong> sebab dapat menyerap keringat dan kelembaban kaki dengan baik. Pastikan pula agar kaus kaki dalam keadaan kering saat kita gunakan!</p>



<p>Kita lanjut dengan kebiasaan menggaruk kulit. Udara dingin saat hujan tentu dapat membuat kulit kering dan gatal. Nah, ini bisa jadi masalah, apalagi jika kita sedang mengalami penyakit kulit seperti biang keringat. Pada kondisi ini justru menggaruk kulit dapat memperburuk sekaligus menyebarkan infeksi pada area lainnya! Hal yang sama pun berlaku untuk proses eksfoliasi. Tidak hanya menyebarkan infeksi, eksfoliasi berlebih juga dapat menyebabkan kulit rentan dan iritasi! Jadi, <strong>jangan menggaruk kulit atau eksfoliasi secara berlebih ya</strong>!</p>



<p>Terakhir dan sama pentingnya, Sereni-Trees tetap wajib <strong>menggunakan obat sebagai solusi paling aman dan cepat</strong>. Walaupun terdapat berbagai alternatif herbal, namun sebaiknya tetap konsultasi dan gunakan obat yang sesuai. Berikut adalah beberapa rekomendasi obat penyakit kulit dari Serenitree:&nbsp;</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Untuk kondisi jerawat, gunakan skincare dengan kandungan: Salicylic acid, Azelaic acid, AHA, BHA, Tea tree oil, Benzoyl peroxide, dan Ekstrak lidah buaya.</li>



<li>Untuk penyakit kutu air, kita bisa pilih krim atau obat seperti: Clotrimazole, Miconazole, Ketoconazole, dan lainnya. (Catatan: masing-masing krim dapat membasmi tipe infeksi jamur berbeda).</li>



<li>Contoh obat kurap ampuh termasuk: Kalpanax, Fungiderm, Daktarin, Canesten, dan sejenisnya.</li>



<li>Kita bisa basmi biang keringat dengan: Caladine (lotion/bedak), Herocyn, Diprosalic, dan lainnya.</li>



<li>Beberapa kandungan natural untuk merawat kulit selama musim hujan: <strong>Coconut oil</strong> (anti mikroba, anti-inflamasi, pelembab), <strong>Sweet almond oil</strong> (meredakan iritasi dan peradangan), dan <strong>Kunyit putih</strong> (mengurangi kemerahan dan mengatasi infeksi jamur). Temukan kandungan natural ini pada <a href="https://serenitree.id/shop">body care Serenitree</a>.</li>
</ul>



<p>Jadi, itu dia beberapa solusi yang bisa kalian coba untuk mengatasi 5 penyakit kulit umum di musim hujan! Sekali lagi, bila gejala makin parah atau tidak kunjung sembuh, sebaiknya langsung konsultasi ke dokter ya. Jangan lupa juga untuk selalu jaga kesehatan dan kelembaban kulit selama musim hujan dengan sabun, lotion, dan hand cream Serenitree!</p>
<p>The post <a href="https://serenitree.id/id/5-penyakit-kulit-di-musim-hujan/">5 Penyakit Kulit Yang Rentan Muncul Di Musim Hujan!</a> appeared first on <a href="https://serenitree.id/id">Serenitree Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Musim Hujan Tiba, Ini 6 Penyakit Kulit Yang Rentan Terjadi!</title>
		<link>https://serenitree.id/id/6-penyakit-kulit-di-musim-hujan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Serenitree Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Dec 2023 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wawasan]]></category>
		<category><![CDATA[biang keringat]]></category>
		<category><![CDATA[jerawat]]></category>
		<category><![CDATA[kurap]]></category>
		<category><![CDATA[musim hujan]]></category>
		<category><![CDATA[panu]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit kulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://serenitree.id/?p=150012201</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hi Sereni-Trees! Sekarang sudah mulai musim hujan nih, berarti curah hujan meningkat secara signifikan beserta dengan kelembaban tinggi dan perubahan</p>
<p>The post <a href="https://serenitree.id/id/6-penyakit-kulit-di-musim-hujan/">Musim Hujan Tiba, Ini 6 Penyakit Kulit Yang Rentan Terjadi!</a> appeared first on <a href="https://serenitree.id/id">Serenitree Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Hi Sereni-Trees! Sekarang sudah mulai musim hujan nih, berarti curah hujan meningkat secara signifikan beserta dengan kelembaban tinggi dan perubahan suhu. Tentu cuaca seperti ini meski terasa “adem” dapat berdampak pada kesehatan kita loh! Salah satu yang umum adalah penyakit flu. Tetapi jangan salah, penyakit musim hujan lainnya juga ada hubungan dengan kesehatan kulit. Kira-kira apa saja ya penyakit kulit paling umum di musim seperti ini?</p>



<p>Yuk simak penjelasannya sampai akhir!</p>



<h1 class="wp-block-heading">Mengapa Musim Hujan Rentan Penyakit Kulit?</h1>



<p>Pada musim hujan, <strong>kelembaban udara cenderung meningkat</strong>. Kondisi ini mempengaruhi kulit manusia karena kelembaban dapat memicu pertumbuhan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur pada permukaan kulit. Selain itu, kelembaban tinggi membuat lingkungan menjadi lebih lembab.</p>



<p>Kondisi ini juga menyebabkan kulit menjadi lebih rentan terhadap iritasi. Peningkatan kadar air di udara dapat membuatnya sulit untuk menyerap kelembaban yang berlebihan tersebut. Akibatnya = iritasi dan masalah kulit lainnya.</p>



<p>Sebagai tambahan, pada musim hujan, kita cenderung sering berada di lingkungan yang lebih basah, terutama jika <strong>terpapar langsung oleh air hujan atau kelembaban dari udara</strong>. Paparan berkepanjangan terhadap air, terutama jika air tersebut terkontaminasi oleh kotoran atau bakteri, dapat meningkatkan risiko penyakit kulit loh!&nbsp;</p>



<p>Faktor lain yang juga berperan adalah <strong>perubahan suhu</strong> pada musim hujan. Perubahan suhu yang cepat dari panas ke dingin atau sebaliknya dapat mempengaruhi keseimbangan kulit. Hal ini bisa menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif atau rentan terhadap iritasi dan penyakit kulit lainnya.&nbsp;</p>



<h1 class="wp-block-heading">6 Penyakit Kulit Saat Musim Hujan</h1>



<p>Sebetulnya masih ada banyak, namun ada 6 jenis penyakit kulit yang sering muncul pada saat musim hujan. Gejala dan penyebabnya pun berbeda jadi pastikan agar kalian mengenal betul dari gejala-gejalanya ya!</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Kurap</strong>: Penyakit ini muncul akibat jamur yang tumbuh di permukaan kulit. Kelembaban tinggi pada musim hujan menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan jamur.</li>
</ul>



<p>Gejala penyakit kurap antara lain: Timbulnya bercak merah atau kulit yang bersisik, gatal intensitas tinggi di area yang terinfeksi, serta bintik-bintik yang nyeri atau terasa panas.</p>



<p>Saat terkena pastikan untuk tidak menggaruk area gatal dan segera konsultasi ke dokter. Umumnya kita perlu salep anti jamur sebagai penanganan. Untuk pencegahan, cukup mandi secara teratur dan hindari saling tukar alat kebersihan dengan orang lain.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Biang Keringat</strong>: Siapa bilang biang keringat hanya muncul saat panas? Penyakit ini muncul ketika kelenjar keringat tersumbat. Kelembaban tinggi yang menghambat keluarnya keringat dari kulit!</li>
</ul>



<p>Gejalanya antara lain: Timbulnya ruam merah dan kecil menyerupai jerawat disertai dengan sensasi gatal menyengat atau terbakar pada area tersebut.</p>



<p>Kita dapat mengatasi penyakit ini dengan salep/obat dengan zinc oxide. Sebagai pencegahan, pastikan agar ruangan memiliki ventilasi baik serta jaga kebersihan dan kelembaban kulit dengan lotion.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Kutu Air</strong>: Penyakit kutu air muncul karena reaksi alergi terhadap gigitan kutu air pada kulit yang lembab, terutama di area kaki.</li>
</ul>



<p>Gejalanya berupa: Munculnya gelembung berisi cairan pada kulit dan rasa gatal yang intens.</p>



<p>Cara penanganannya adalah dengan mengoleskan Miconazole atau Clotrimazole. Agar lebih aman, jangan lupa konsultasikan gejala-mu dulu ya! Pastikan juga untuk selalu menjaga kebersihan kaki dan hindari penggunaan alas kaki tertutup terlalu lama!</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Panu</strong>: <a href="https://www.alodokter.com/panu">Panu</a> adalah sejenis pertumbuhan jamur pada kulit akibat tingkat kelembaban tinggi.</li>
</ul>



<p>Gejala dari panu berupa: Munculnya bercak putih atau kekuningan pada kulit. Tidak jarang juga muncul perasaan gatal dan kemerahan sekitar area terinfeksi.</p>



<p>Beberapa pilihan obat panu yang bisa kita coba adalah Selenium sulfida, Itraconazole atau Ketoconazole. Untuk pencegahan, kita perlu menghindari pakaian terlalu ketat dan keringkan kulit dengan baik terutama sehabis beraktivitas atau mandi.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Jerawat</strong>: Kulit rentan berjerawat ketika musim hujan sebab peningkatan kelembaban udara dapat menyebabkan peningkatan produksi minyak pada kulit. Ini menyebabkan pori-pori rentan tersumbat.</li>
</ul>



<p>Bentuk jerawat beragam, namun satu gejalanya adalah muncul benjolan merah pada kulit.</p>



<p>Cegah dan atasi dengan menggunakan produk non-komedogenik atau khusus kulit berjerawat. Kebersihan juga tetap harus kita jaga ya!</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Alergi Dingin</strong>: Beberapa orang mempunyai alergi terhadap cuaca dingin, apalagi jika perubahan suhu terjadi secara drastis.</li>
</ul>



<p>Gejala alergi ini menyerupai: Kulit kemerahan dan ruam pada area yang terpapar udara dingin serta gatal ringan/parah (Intensitas tergantung kondisi kulit masing-masing).</p>



<p>Sebagai penanganan, penderita alergi dapat mengkonsumsi jenis obat antihistamin seperti cetirizine, loratadine, atau desloratadine. Pastikan untuk konsultasikan ke dokter, terutama jika gejala memburuk! Kita juga dapat menghindari alergi ini dengan menghindari paparan suhu dingin.&nbsp;</p>



<p>Itu dia beberapa penyakit kulit di musim hujan yang paling umum! Apakah ada gejala yang sering kalian alami? Berbeda dengan bentuk pencegahan, untuk upaya pengobatan, usahakan untuk selalu mengandalkan tenaga medis dan profesional ya. Jangan sampai gejala semakin parah dan beresiko fatal bagi kesehatan kita!</p>



<h1 class="wp-block-heading">Perawatan Kulit Saat Musim Hujan</h1>



<p>Perubahan suhu dan kelembaban pada musim hujan tentu membuat kita harus mengubah sedikit rutinitas skincare kita! Ini bertujuan agar kulit tetap sehat, hidrasi dan <em>glowing</em>.</p>



<p>Pertama, kulit harus tetap terhidrasi. Cuaca dingin dapat membuat kulit kita kering sehingga kita dapat menjaganya dengan tetap menggunakan lotion sehabis mandi (Produk rekomendasi: <a href="https://serenitree.id/product/moisturizing-and-brightening-body-lotion/">Body Lotion Serenitree</a>), perbanyak minum air, dan konsumsi suplemen jika perlu (Khususnya bagi yang berkulit sangat kering). Ini pun harus kita imbangi dengan konsumsi sayur dan buah agar meningkatkan antioksidan di tubuh, sehingga melindungi kulit dari radikal bebas.</p>



<p>Tidak lupa juga dengan kebiasaan eksfoliasi harus tetap jalan untuk menghilangkan kotoran pada pori-pori tersumbat. Pori-pori tersumbat efeknya akan menjadi penyakit kulit jika tidak kita bersihkan loh!</p>



<p>Tips terakhir adalah untuk meminimalisir penggunaan make up. Boleh saja sih menggunakan riasan wajah, tetapi usahakan tidak terlalu tebal. Ini untuk mencegah terjadinya penumpukan pada pori-pori kulit wajah.&nbsp;</p>



<p>Cukup mudah bukan? Intinya adalah untuk menjaga kebersihan (Menghindari tumbuhnya bakteri &amp; infeksi), hidrasi (Dalam dan luar tubuh), serta meningkatkan imunitas agar tidak rentan terkena penyakit. <em>Let’s stay healthy together</em>, Sereni-Trees!</p>
<p>The post <a href="https://serenitree.id/id/6-penyakit-kulit-di-musim-hujan/">Musim Hujan Tiba, Ini 6 Penyakit Kulit Yang Rentan Terjadi!</a> appeared first on <a href="https://serenitree.id/id">Serenitree Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
