<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>daur ulang Archives - Serenitree Indonesia</title>
	<atom:link href="https://serenitree.id/id/tag/daur-ulang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://serenitree.id/id/tag/daur-ulang/</link>
	<description>Natural Skincare Lab &#124; Start Your SKINvestment with Serenitree</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Jan 2024 08:26:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://serenitree.id/wp-content/uploads/2022/09/cropped-logo-serenitree.id_-32x32.png</url>
	<title>daur ulang Archives - Serenitree Indonesia</title>
	<link>https://serenitree.id/id/tag/daur-ulang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Awal Mula Serenitree: Kertabumi Recycling Center</title>
		<link>https://serenitree.id/id/awal-mula-serenitree-kertabumi-recycling-center/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Serenitree Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2023 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[bank sampah]]></category>
		<category><![CDATA[daur ulang]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi iklim]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[skincare natural]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://serenitree.id/?p=150010588</guid>

					<description><![CDATA[<p>Skincare natural dan skincare organic adalah pilihan yang semakin populer di kalangan para pencinta skincare. Seiring dengan kesadaran akan pentingnya</p>
<p>The post <a href="https://serenitree.id/id/awal-mula-serenitree-kertabumi-recycling-center/">Awal Mula Serenitree: Kertabumi Recycling Center</a> appeared first on <a href="https://serenitree.id/id">Serenitree Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Skincare natural dan skincare organic adalah pilihan yang semakin populer di kalangan para pencinta skincare. Seiring dengan kesadaran akan pentingnya perawatan kulit yang sehat dan aman, banyak orang mulai mencari alternatif skincare ramah lingkungan. Salah satu solusinya seperti produk perawatan kulit natural seperti Serenitree.&nbsp;</p>



<p>Namun, ternyata tidak hanya dalam dunia perawatan kulit saja loh! Masyarakat zaman sekarang lebih memilih segala sesuatu yang organik. Dari bahan pangan hingga mode, semua hampir selalu mempunyai alternatif natural. Kesadaran masyarakat bisa terjadi karena semakin berkembangnya teknologi dan internet yang menjadi konsumsi masyarakat sehari-hari. Tak bisa kita pungkiri bahwa manusia semakin berkembang secara intelektual waktu demi waktu.</p>



<p>Hal yang sama pun terjadi pada para founder Kertabumi Recycling Center. Rasa tanggung jawab dan cinta mereka terhadap lingkungan, diri sendiri dan sesama menjadi pendorong awal berdirinya organisasi ini. Simak lebih lanjut yuk tentang <em>parent company </em>dari Serenitree ini!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kertabumi Recycling Center: </strong><strong><em>Parent Company </em></strong><strong>Serenitree</strong></h2>



<p>Fokus dari Kertabumi Recycling Center sebenarnya sangat <em>simple</em>: sebagai platform edukasi pengelolaan sampah, khususnya dalam skala komunitas atau perusahaan. Kepedulian terhadap lingkungan dapat tersalurkan melalui beberapa cara. Salah satunya adalah mengolah sampah menjadi produk bermanfaat dan tidak merugikan kesehatan tubuh maupun lingkungan. Dalam bidang pengelolaan sampah, organisasi ini membantu komunitas dan perusahaan mendirikan bank sampah. Hingga saat ini sudah berdiri sebanyak 107 bank sampah di 17 provinsi dan 47 kota serta kabupaten. Keren banget ya?</p>



<p>Telah berdiri sejak tahun 2017, Kertabumi juga mendirikan recycling center atau UMKM daur ulang sebagai tindak lanjut dari sampah yang terkumpul di bank sampah. Daur ulang sampah dilakukan dengan 3 kategori yaitu; waste to souvenir, waste to furniture dan waste to construction.</p>



<p>Selain itu, Kertabumi juga banyak mengedukasi masyarakat untuk kehidupan berkelanjutan dengan cara memberikan berbagai macam workshop. Mulai dari bahan pangan organik, pengolahan minyak jelantah, hingga proses daur ulang lainnya. Kegiatan sederhana ini kebanyakan bisa kita lakukan di rumah menggunakan sampah yang sudah tidak kita butuhkan. Ternyata antusias yang didapat pun meningkat pesat! Bahkan terbentuk sebuah komunitas erat dan ekonomi kreatif antara para pecinta lingkungan dari usaha ini. Jadi, kalian juga bisa menjual produk daur ulang hasil karya sendiri loh!</p>



<p>Tidak berhenti sampai sana, organisasi ini bergerak pula di bidang perubahan iklim. Bukti nyatanya bisa kita lihat dari berdirinya 3 area konservasi di DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Berkat gerakan ini kita berhasil menyelamatkan dan melindungi 3 spesies utama ekosistem pesisir yaitu: Mangrove, terumbu karang dan lamun. Definisi usaha tidak akan mengkhianati hasil!</p>



<p>Melihat antusias masyarakat yang tinggi, lambat laun Kertabumi mulai mengembangkan produk alami lainnya yakni perawatan kulit natural. Tujuannya adalah untuk memberikan skincare yang aman bagi lingkungan dan kesehatan bagi para pecinta skincare. Bisa dibilang selain bergerak sebagai sebuah usaha yang peduli lingkungan, Kertabumi juga merupakan cikal bakal dari Serenitree. Awal dari segalanya!</p>



<p>Bagi yang belum familiar, Serenitree sendiri merupakan suatu usaha khusus yang berfokus kepada skincare natural. Dari body care, face care, dan make up, semuanya berbahan natural sehingga dapat digunakan semua orang tanpa efek samping.&nbsp;</p>



<p>Mengapa harus spesifik produk perawatan kulit ya?</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Ketertarikan Terhadap Skincare Natural</strong></h2>



<p>Singkatnya skincare natural adalah skincare yang terbuat dari bahan-bahan alami. Bahan tersebut bisa kita peroleh dari variasi sumber seperti tanaman, tumbuh-tumbuhan, atau bahan alami lainnya. Tentunya produk perawatan kulit ini tidak mengandung bahan kimia berbahaya seperti paraben, sulfat, atau pewarna sintetis sehingga sangat cocok untuk digunakan oleh semua jenis kulit. Bisa juga menjadi solusi bagi orang berkulit sensitif yang mudah iritasi.</p>



<p>Penggunaan skincare adalah hal lumrah dan termasuk dalam kehidupan kita sehari-hari. Tetapi meskipun mempunyai peran besar, seringkali masyarakat mengabaikan rutinitas ini. Masalah lainnya, kurangnya edukasi pecinta skincare dapat berefek bahaya terhadap kesehatan mereka dan lingkungan. Oleh karena itu sebagai bentuk pengembangan kegiatan konservasi lingkungan, Kertabumi memulai riset dan kegiatan seputar skincare natural. Agar lebih fokus, berdirilah suatu organisasi baru khusus skincare alami, Serenitree.</p>



<p>Brand Serenitree bertujuan untuk mengembangkan skincare natural berbasis biodiversitas Indonesia. Maka itu bahan yang digunakan kebanyakan berasal dari kekayaan alam dan bahan-bahan lokal Indonesia. Dengan bantuan teknologi terkini, bahan asli Indonesia bisa menciptakan produk yang tak kalah efektif dari produk lainnya dong! Misi paling utama adalah untuk menawarkan solusi skincare bagi semua orang tanpa mengesampingkan nilai kesehatan atau merugikan ekosistem. Sudah teregistrasi di BPOM, kalian juga melakukan pengecekan dari label yang tertera pada produk Serenitree. Pokoknya dijamin aman dan manjur deh!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Hal Baik Bermula Dari Kita</strong></h2>



<p>Kertabumi Recycling Center dan Serenitree adalah beberapa contoh usaha yang peduli lingkungan dan kesehatan. Dari pengelolaan sampah, mitigasi perubahan iklim, daur ulang dan pengembangan ekonomi kreatif, hingga saat ini masih dijalankan oleh Kertabumi. Sementara itu Serenitree sedang dalam proses untuk mengepakkan sayapnya dalam mengembangkan produk skincare aman dan ramah lingkungan. Kedua usaha ini menunjukkan bahwa lingkungan dan kesehatan dapat kita jaga dengan cara yang selaras.</p>



<p>Dengan program daur ulang sampah yang dilakukan, sampah yang sebelumnya dianggap sebagai masalah dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat. Serenitree juga menunjukkan bahwa produk skincare yang aman bagi lingkungan dan kesehatan dapat dikembangkan dengan menggunakan bahan-bahan alami dan organik dari dalam negeri. Otomatis perekonomian pun terbantu. Bayangkan berapa banyak nyawa yang kita selamatkan?&nbsp;</p>



<p>Jika kita hanya mengandalkan perubahan tanpa melakukan apa-apa, agaknya sangat sulit untuk terwujud. Bukankah lebih baik bila kita mulai dari diri sendiri? Kita tidak perlu melakukan hal ekstrim kok, cukup memperhatikan apa yang kita gunakan agar bermanfaat dan tidak merugikan. Mulai dari hal sederhana seperti memilah sampah dan mendaur ulang di badan terkait atau menggunakan produk yang ramah lingkungan. Mudah sekali bukan?</p>



<p>Bersama, kita bisa melakukan perubahan ke arah yang lebih baik!</p>
<p>The post <a href="https://serenitree.id/id/awal-mula-serenitree-kertabumi-recycling-center/">Awal Mula Serenitree: Kertabumi Recycling Center</a> appeared first on <a href="https://serenitree.id/id">Serenitree Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aman Di Kulit, Ramah Lingkungan Dengan Recyclable Packaging</title>
		<link>https://serenitree.id/id/aman-di-kulit-ramah-lingkungan-dengan-recyclable-packaging/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Serenitree Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2022 16:56:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[daur ulang]]></category>
		<category><![CDATA[eco-friendly]]></category>
		<category><![CDATA[healthy skin]]></category>
		<category><![CDATA[high quality skincare]]></category>
		<category><![CDATA[natural skincare]]></category>
		<category><![CDATA[packaging]]></category>
		<category><![CDATA[ramah lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[recycle]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://serenitree.id/?p=150010352</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kalian pasti sadar dong, plastik merupakan salah satu elemen yang mengancam kesehatan bumi kita? Semakin banyaknya polusi, termasuk polusi sampah</p>
<p>The post <a href="https://serenitree.id/id/aman-di-kulit-ramah-lingkungan-dengan-recyclable-packaging/">Aman Di Kulit, Ramah Lingkungan Dengan Recyclable Packaging</a> appeared first on <a href="https://serenitree.id/id">Serenitree Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Kalian pasti sadar dong, plastik merupakan salah satu elemen yang mengancam kesehatan bumi kita? Semakin banyaknya polusi, termasuk polusi sampah membuat bumi semakin memanas atau istilahnya “<em>global warming</em>”. Selain itu plastik sampah yang tidak terolah dengan baik akhirnya mengotori dan merugikan baik lingkungan maupun organisme di dalamnya. Plastik membutuhkan ratusan tahun agar bisa terurai. Selama belum terurai, jadilah tumpukan sampah yang pada akhirnya mengancam keseimbangan ekosistem bumi. Ekosistem terancam, satu persatu hewan menjadi langka dan punah. Sefatal itu efek sampah plastik!&nbsp;</p>



<p>Tapi, apa hubungan plastik dengan skincare? Tentu ada dong! Penasaran kan? Yuk simak dulu penjelasannya di bawah ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Peran Plastik Dalam Dunia Skincare</strong></h2>



<p>Dari pembungkus makanan, perabotan, hingga alat makan, sudah tak terhingga lagi barang yang terbuat dari materi plastik. Setiap hari dan setiap detiknya, pasti ada saja pembuangan sampah plastik. Kenapa sih kok materi ini sangat umum serta sering kita gunakan? Salah satu alasannya karena materi ini kuat, awet serta relatif murah ketimbang bahan lainnya. Itu sebabnya di seluruh dunia plastik merajalela.&nbsp;</p>



<p>Kasus ini juga terjadi di dunia skincare. Coba kalian cek skincare yang kalian miliki sekarang, contoh sederhananya sabun deh. Terbuat dari apakah wadah atau packaging dari sabun kalian? Tanpa harus kita ragukan 8 dari 10 orang akan menjawab: plastik. Heran? Tentu tidak. Memang kenyataannya seperti ini.&nbsp;</p>



<p>Lalu, mari kita coba renungkan lebih lanjut. Berapa banyak perawatan kulit yang kalian miliki saat ini? Mulai dari sabun, shampoo, pelembab dan lainnya. Mungkin ada skincare dengan botol kaca atau sejenisnya, tetapi jujur, pasti kebanyakan terdiri dari plastik kan? Ini baru sampah plastik dari 1 orang. Tinggal kita tambah deh dengan jutaan bahkan ribuan pecinta skincare lainnya!</p>



<p>Sebenarnya tidak masalah jika pengelolaan sampah plastik sudah tepat dan diterapkan secara disiplin. Namun sayangnya kesadaran masyarakat belum seratus persen, apalagi di Indonesia! Pemisahan sampah belum sepenuhnya terimplementasi menyeluruh di negara kita. Akibatnya daur ulang sampah pun tidak dapat maksimal!&nbsp;</p>



<p>Permintaan tempat pembuangan sampah meningkat, namun proses daur ulang belum terlaksana dengan baik. Malah seringnya terjadi pembakaran sampah semakin minimnya tempat pembuangan. Padahal kalian tau gak sih, pembakaran materi plastik itu salah satu penyebab “<em>global warming</em>” (melalui emisi gas rumah kaca)!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Resiko Kurangnya Penanganan Sampah Plastik&nbsp;</strong></h2>



<p>Baik lingkungan serta penghuninya akan terkena efek negatif dari sampah plastik yang tak terkontrol. Bila tak kita tangani, semakin kerugian yang menanti. Beneran atau lebay nih? Benar dong ini dia daftar beberapa contoh dampaknya:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Polusi dan pencemaran</li>



<li>Bencana alam seperti banjir</li>



<li>Ekosistem yang terganggu</li>



<li>Terancamnya kesehatan manusia dan organisme lain</li>



<li>Dan masih banyak lagi!</li>
</ul>



<p>Sungguh parah ya! Ironisnya, fenomena dari manusia ini berdampak pada pihak tak bersalah. Apakah kalian pernah melihat video tentang anjing laut yang terlilit sampah plastik? Atau penyu dengan sedotan dalam hidungnya? Mungkin tak semuanya terdokumentasi, namun ribuan dari organisme di muka bumi tercekik dan sengsara akibat materi plastik ini. Mereka yang tak bersalah akhirnya menjadi korban. Ekosistem yang tadinya seimbang menjadi rumpang.&nbsp;</p>



<p>Selain itu, apakah kita sebagai manusia nyaman hidup di tengah-tengah lautan sampah? Tak elok di mata dan tak sehat bagi lingkungan. Padahal kita sebagai makhluk berbudi bisa lebih bertanggung jawab untuk semua aksi kita. Kita dapat membatasi, memilah dan mengolah sampah plastik dengan baik jika memang mau! Maka itu sudah menjadi tugas kita untuk beraksi dari sekarang perihal masalah ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Solusi Sampah Plastik Skincare</strong></h2>



<p>Plastik itu bersifat kuat atau <em>durable</em>, itulah sebabnya banyak sekali barang, termasuk skincare juga menggunakan materi jenis ini. Kekuatannya pula yang menjadi bumerang bagi kita sebab para ilmuwan pun memprediksi materi sulit terurai! Bahkan harus menunggu ratusan tahun lebih. Tetapi tidak mungkin kan bila kita harus membiarkan sampah plastik merajalela?&nbsp;</p>



<p>Plastik merupakan ciptaan manusia, bukan berasal dari alam. Sebab itu kita harus bertanggung jawab dan mulai melakukan penanganan sedikit demi sedikit! Ini adalah beberapa tips yang bisa kalian lakukan</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Memilah kemasan plastik dan mendaur ulang pada tempatnya</li>



<li>Menggunakan kembali kemasan skincare</li>



<li>Mengubah kemasan skincare menjadi kerajinan lain seperti pot tanaman</li>



<li>Membeli produk skincare yang menggunakan kemasan <em><a href="https://www.idntimes.com/opinion/social/dewi-septiyani/aktivitas-eco-friendly-upaya-merawat-bumi-c1c2">eco-friendly</a></em> yang aman untuk lingkungan atau yang dapat di daur ulang (bukan plastik yang sekali pakai)</li>
</ul>



<p>Kira-kira kalian dapat melakukan langkah ini untuk mengatasi plastik sampah, terlebih lagi untuk produk perawatan kulit. Setelah memahami dan menjalani langkah ini, ada satu lagi tugas yang tak kalah pentingnya: Mengangkat dan menyebarkan <em>awareness</em> pada masyarakat sekitar. Pengetahuan itu akan sangat berguna bila kita bagikan ya guys! Perlahan tapi pasti, masalah ini dapat terselesaikan apabila tingkat kesadaran semakin meningkat. Jadi, jangan lupa untuk beri tahu orang terdekatmu ya!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kemasan </strong><strong><em>Recyclable</em></strong><strong> Serenitree</strong></h2>



<p>Serenitree juga ingin ikut andil dalam mengubah dunia menjadi lebih bebas sampah plastik. Maka itu produk perawatan kulit kita menggunakan kemasan plastik yang dapat didaur ulang. Bukan hanya semerta-merta untuk penanganan plastik sampah, namun daur ulang juga membawa banyak keuntungan lain. Contohnya adalah melatih kreativitas untuk mengolah sampah menjadi barang berguna dan mempunyai nilai jual. Auto cuan deh!</p>



<p>Untuk proses daur ulang kemasan Serenitree mudah banget dong! Kalian bisa langsung mengunjungi bank sampah terdekat. Ada satu lagi solusi anti ribet nih! Serenitree, bekerja sama dengan Kertabumi Recycling Center juga menerima kemasan bekas. Nantinya kita akan mengolah sampah plastik tersebut menjadi kerajinan berguna seperti tas dan lain sebagainya.&nbsp;</p>



<p>Pokoknya kalian tak perlu khawatir deh! Dari isi konten <a href="https://serenitree.id/shop/">skincare Serenit</a>ree hingga kemasannya, semuanya bersifat ramah lingkungan. Serenitree percaya bahwa kulit sehat harus berlandaskan lingkungan sehat juga. Nah, setelah paham apa resiko dan langkah yang bisa kita lakukan, ini adalah saatnya! Meskipun nampak sedikit, niat baik kita mampu membawa perubahan yang lebih baik untuk dunia.</p>



<p>Ingat ya, jangan buang sampah plastikmu! Yuk mulai daur ulang dari sekarang untuk bumi yang lebih sehat!</p>
<p>The post <a href="https://serenitree.id/id/aman-di-kulit-ramah-lingkungan-dengan-recyclable-packaging/">Aman Di Kulit, Ramah Lingkungan Dengan Recyclable Packaging</a> appeared first on <a href="https://serenitree.id/id">Serenitree Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
