Wawasan

Kenali Ciri-Ciri Merkuri Pada Skincare!

skincare cream texture

Skincare merupakan bagian integral dari rutinitas perawatan kecantikan bagi banyak orang. Namun, di balik label menarik dan janji kecantikan yang menjanjikan, terdapat risiko tersembunyi yang dapat membahayakan kesehatan kulit dan tubuh. Salah satu bahan yang perlu kita waspadai dalam produk skincare adalah merkuri. Merkuri, meskipun dulu sering terkandung dalam beberapa produk kecantikan, punya potensi bahaya yang serius bagi  kesehatan manusia loh! Oleh karena itu pada artikel ini, kita akan belajar tentang ciri-ciri merkuri pada skincare, dampaknya, serta bagaimana cara kita menghindarinya!

Yuk kita tingkatkan kesadaran akan kandungan berbahaya dalam perawatan kulit!

Apa Itu Kandungan Merkuri Dalam Skincare?

Tentu mempunyai kulit putih adalah impian kebanyakan orang, sesuai dengan standar kecantikan di masing-masing daerah. Terkadang, “obsesi” itulah yang menjadikan kita mudah terkena perangkap skincare ber-merkuri.

Sederhananya, merkuri adalah kandungan berbahaya dalam skincare yang berfungsi untuk memutihkan kulit kita. Kandungan ini dapat menghentikan produksi pigmen kulit, sehingga hasilnya pun lebih instan. Namun, dibalik efeknya yang spektakuler, tentu mengintai bahaya bagi kesehatan tubuh! Beberapa dampak negatif bagi kesehatan kita termasuk:

  • Iritasi Kulit

Merkuri dapat menyebabkan iritasi kulit seperti kemerahan, gatal-gatal, dan bahkan luka bakar kimia pada kulit.

  • Perubahan Pigmen Kulit

Penggunaan jangka panjang produk skincare yang mengandung merkuri bisa mengakibatkan perubahan warna kulit, baik menjadi lebih terang (hipopigmentasi) maupun lebih gelap (hiperpigmentasi). Terkadang perubahan ini bersifat hampir permanen dan sulit diatasi bahkan dengan medical treatment!

  • Gangguan Neurologis

Paparan merkuri dalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan pada sistem neurologis, mempengaruhi fungsi otak dan sistem saraf. Contoh seperti: Kemampuan indra perasa dan koordinasi tubuh menurun; gangguan penglihatan dan berbicara.

  • Gangguan pada Sistem Kekebalan Tubuh

Merkuri juga dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, meningkatkan risiko terjadinya alergi atau gangguan pada respons kekebalan tubuh.

  • Dampak pada Kesehatan Organ Dalam

Konsumsi atau penyerapan merkuri dalam jumlah yang tinggi dapat memberikan dampak negatif pada organ dalam tubuh manusia, seperti kerusakan otak, jantung, paru-paru, dan ginjal.

  • Meningkatnya Resiko Kanker Kulit

Merkuri mempunyai sifat karsinogen yang berarti dapat memicu atau menyebabkan kanker kulit.

Sekarang kita lihat Sereni-Trees, apakah dampak negatif ini sepadan dengan efek instan sementara dari merkuri? Tentu tidak dong! Oleh karena itu, kita harus menghindari sebelum terjadinya efek negatif akibat paparan kandungan toxic ini.

Ciri-ciri Skincare Dengan Kandungan Merkuri

Meningkatnya kesadaran masyarakat tentang perawatan kulit tentu harus bersamaan juga dengan pengetahuan tentang bahan skincare berbahaya! Mengenali ciri-ciri merkuri pada skincare adalah langkah pertama yang dapat melindungi kita dari paparan bahan tersebut. Mulai dari tekstur, bau, dan reaksi kulit, pastikan agar kita periksa secara seksama:

  • Bau aneh & menyengat: Produk skincare yang mengandung merkuri seringkali memiliki aroma yang tidak biasa atau menyengat, berbeda dari aroma umum produk perawatan kulit.
  • Tekstur kasar & lengket: Merkuri dalam skincare bisa menyebabkan tekstur produk menjadi kasar atau terasa lengket saat kita aplikasikan pada kulit. 
  • Peningkatan sensitivitas kulit: Salah satu tanda penggunaan skincare dengan merkuri adalah peningkatan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari. Ini mengindikasikan reaksi iritasi atau ketidaknyamanan pada kulit.
  • Reaksi panas & gatal pada kulit: Paparan merkuri dapat memicu reaksi kulit yang panas, terbakar, atau gatal-gatal setelah penggunaannya.
  • Produk tidak tersegel dengan baik: Skincare yang tidak memiliki segel atau kemasan yang terbuka dapat menandakan kemungkinan manipulasi atau kurangnya keamanan produk.
  • Produk berubah warna menjadi gelap: Produk skincare yang awalnya memiliki warna cerah atau stabil dapat berubah menjadi gelap atau berubah warna (Abu-abu).
  • Produk tidak memiliki tanda BPOM & tanpa label kandungan yang jelas: Skincare yang tidak memiliki label bahan atau tanda BPOM yang jelas dapat menjadi pertanda bahwa produk tersebut tidak terdaftar secara resmi atau mengandung bahan-bahan berbahaya seperti merkuri.

Tidak sulit kan sebetulnya untuk berhati-hati sebelum memilih skincare? Jangan lupa, mencegah jauh lebih mudah daripada mengatasi!

Cara Aman Memilih Skincare Bebas Merkuri

Dari ciri-ciri diatas, langkah aman agar kita terhindar dari skincare ber-merkuri adalah untuk mengecek apakah sudah teregistrasi dan terdaftar BPOM. Lihat nomor pada kemasan dan lakukan pengecekan secara online di cekbpom.pom.go.id. Dari sini kita juga dapat memeriksa keaslian produk serta detail lain seperti nomor, nama produk, pendaftar, dan tempat produksi produk. Bila Sereni-Trees menemukan produk palsu, kita juga dapat melaporkan dengan mengisi form pengaduan loh pada BPOM.

Cara kedua adalah dengan memeriksa kandungan label pada skincare. Jika terdapat tulisan sejenis ini: Mercury, Mercurous chloride, Calomel, Mercurio, Mercurio chloride, pastikan untuk kita hindari ya! Label kandungan yang tidak jelas juga bisa menjadi satu alasan kita curiga terhadap produk skincare. Pokoknya, kita harus betul-betul mengetahui setiap bahan pada skincare yang akan kita gunakan.

Cara terakhir bisa dengan memperhatikan tekstur dan bau serta reaksinya. Namun, sebagai orang awam mungkin ini akan lebih sulit. Oleh karena itu kita sarankan sebaiknya untuk langsung membeli produk di produsen/toko terpercaya dan konsultasi pada ahlinya ya!

Kandungan Natural Sebagai Alternatif “Pencerah Kulit” Aman

Daripada kita mengorbankan kesehatan demi efek “putih instan”, mending kita pilih alternatif bahan natural pencerah alami! Berikut adalah alternatif bahan alami yang bisa kita coba untuk mencerahkan kulit secara aman:

  • Ekstrak Licorice (Akar Manis): Licorice mengandung senyawa yang dapat mengurangi hiperpigmentasi dan mencerahkan kulit secara alami.
  • Vitamin C: Vitamin C alami seperti yang terdapat dalam buah-buahan seperti jeruk, lemon, atau kiwi dapat mencerahkan kulit dan mengurangi noda hitam.
  • Ekstrak Pepaya: Enzim papain yang terdapat dalam pepaya dapat menghilangkan sel-sel kulit mati serta memberikan kulit tampilan yang lebih cerah.
  • Ekstrak Bearberry: Bearberry mengandung arbutin yang dapat mencerahkan dan meratakan warna kulit.
  • Minyak Rosehip: Minyak alami ini kaya akan antioksidan dan vitamin C bisa mencerahkan serta mengurangi tanda penuaan pada kulit.
  • Ekstrak Ginseng: Ginseng dapat meningkatkan sirkulasi darah, sehingga membantu kulit terlihat lebih cerah dan bercahaya.
  • Niacinamide/Vitamin B3: Dapat mencerahkan kulit dengan mengurangi produksi pigmen dan meningkatkan kecerahan alami kulit.
  • Alpha Arbutin alami: Menghambat produksi melanin, mengurangi bintik gelap dan hiperpigmentasi pada kulit.

Tetapi kita harus mengingat, bahan natural ini dapat memberikan manfaat namun bukan secara instan. Perlahan, pasti dan aman, itulah cara kerja skincare natural! Kalian juga tidak perlu repot mencari lagi karena Serenitree pun menyediakan varian “brightening yang aman. Daripada penasaran, yuk cobain hand cream, body wash, dan body lotion Serenitree untuk kulit cerah alami!

Related Posts

Tinggalkan Balasan